Enterprise Architecture dengan Pendekatan TOGAF untuk Transformasi Digital pada UMKM

(Studi Kasus: UMKM Makanan Oleh-Oleh)

  • Ivana Tyora Oktavian Universitas Telkom
  • Asti Amalia Nur Fajrillah Universitas Telkom
  • Irfan Darmawan Universitas Telkom

Abstract

Berlakunya pasar bebas di Indonesia mengakibatkan semakin ketatnya persaingan dalam industri bisnis. Hal ini mendorong pelaku bisnis khususnya UMKM untuk melakukan transformasi digital melalui perubahan dalam hal mengakses dan mendistribusikan informasi yang awalnya manual menjadi digital. Adanya transformasi digital akan meningkatkan operasional bisnis menjadi lebih efisien, memberikan peluang bisnis yang baru dan menghasilkan keuntungan yang besar bagi UMKM. Namun belum semua UMKM dapat melakukan transformasi digital. Hal ini disebabkan oleh beberapa permasalahan yang ada di UMKM seperti: belum meratanya tingkat penjualan di Indonesia, belum adanya kesiapan dalam membuka pasar yang baru, produk belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat, belum adanya kesiapan yang matang atas produk, belum mampu mengelola permintaan yang besar, dan pengelolaan feedback yang belum optimal. Permasalahan tersebut mengakibatkan adanya tantangan tersendiri bagi UMKM untuk mencapai visi UMKM. Oleh karena itu, dalam mencapai visinya diperlukan transformasi digital melalui Enterprise Architecture (EA) dimana EA akan menyelaraskan sisi bisnis UMKM dan IT. Dalam perancangan EA pada UMKM digunakan frawework TOGAF. Perancangan EA ini menghasilkan sebuah blueprint company specific yang dapat digunakan sebagai acuan untuk pengembangan sistem informasi pada UMKM sejenis berupa UMKM tipe menengah dengan bisnis Makanan Oleh-Oleh.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] T. Aurora Lubis, “Pemanfaatan Teknologi Informasi pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kota Jambi,” J. Perspekt. Pembiayaan dan Pembang. Drh., vol. 3, no. 3, pp. 2338–4603, 2016.
[2] K. Schwertner, “Digital transformation of business,” Trakia J. Sci., vol. 15, no. Suppl.1, pp. 388–393, 2017.
[3] The Open Group, Open Group Standard TOGAF Version 9.1, vol. 18, no. 17. 2011.
[4] A. Grönlund, “It’ s the Economy Stupid,” Int. J. Public Inf. Syst., vol. 2, pp. 61–75, 2009.
[5] Dwipriyoko, E., Literature Review on New Generation Cooperative Enterprise Architecture. JURNAL TIARSIE, Vol.14, 51-56, 2017
[6] Dwipriyoko, E., Perancangan Arsitektur Aplikasi Open Source untuk Koperasi Generasi Baru, Studi Kasus Koperasi Terbaik Malaysia , SNIA 2017 UNJANI, Computer Crime and Digital Evidence, 3, 145-150, 2017
[7] D. Jacobs and P. Kotzé, “Enterprise architecture for small and medium enterprise growth,” Adv. Enterp., pp. 61–75, 2011.
[8] R. Alm and M. Wißotzki, “TOGAF adaption for small and medium enterprises,” Lect. Notes Bus. Inf. Process., vol. 160, pp. 112–123, 2013.
[9] LPP Indonesia, Profil Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah. 2014.
[10] Dwipriyoko, E., New Generation Cooperative Financial Mathematical Model Preliminary Concept. Journal of Engineering and Applied Sciences, Vol.12, No.18, 4590-4594, 2017
Published
2019-06-30
How to Cite
OKTAVIAN, Ivana Tyora; NUR FAJRILLAH, Asti Amalia; DARMAWAN, Irfan. Enterprise Architecture dengan Pendekatan TOGAF untuk Transformasi Digital pada UMKM. Jurnal TIARSIE, [S.l.], v. 16, n. 1, p. 23-28, june 2019. ISSN 2623-2391. Available at: <http://jurnalunla.web.id/tiarsie/index.php/tiarsie/article/view/41>. Date accessed: 18 oct. 2019. doi: https://doi.org/10.32816/tiarsie.v16i1.41.