Genius Loci Kampung Areng di Lembang

Studi Kasus: Wisata Astronomi Imah Noong di Desa Wangunsari Kampung Eduwisata Areng Lembang Kabupaten Bandung Barat

  • Tyas Santri Universitas Langlangbuana
  • Agus S Ekomadyo Institut Teknologi Bandung
  • Rakhmat Fitranto Aditra Institut Teknologi Bandung

Abstract

Genius loci merupakan konsep keunikan suatu tempat, yang terbentuk karena dialog antara lingkungan alam dengan lingkungan binaan. Genius loci kampung Areng di Lembang terbentuk karena munculnya fasilitas eduwisata astronomi di kampung ini. Objek studi kajian ini menelusuri genius loci Imah Noong sebagai tempat wisata bertema astronomi.  Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan place making. Genius Loci dari wisata astronomi Imah Noong dilihat dari image, character, space yang terbentuk di kawasan tersebut. Dari kajian tersebut, ditemukan bahwa genius loci Imahnoong terbangun karena adanya banyak aktivitas wisata yang terkait dengan aktivitas pendidikan, sosial, dan ekonomi. Perpaduan antara lingkungan alam pegunungan yang pas untuk aktivitas wisata astronomi yang dipadukan dengan aktivitas pendidikan, sosial, dan ekonomi menjadikan keunikan bagi kawasan Kampung Areng.

References

[1] Ekomadyo, Agus, “Menelusuri genius Loci Pasar Tradisional sebagai Ruang Sosial Urban di Nusantara”, Makalah Dipersentasikan dalam Seminar Arsitektur Nusantara, 2012.
[2] Ekomadyo, Agus S., Zahra, Atya., Najmi, Isan, “Public Market as Urban Social Nodes: an Architecture Phenomenology Approach”, Makalah dipersentasikan pada Artepolis 4 International Coference on Creative and the Making of Place; Living Smart by Design. School of Architecture Planning and Policy Development, Proceedings vol 1, pp 169-180. Juli 2012.
[3] Nasution, A. D, Veronica, S., Adriansyah, W. A., Priatna, B. D., dkk (2019). Kajian Genius Loci dalam Uji Signifikansi Kawasan Kesawan Talenta Conference Series: Energy & Engineering (EE) Volume 2 Issue 1 – 2019. Doi : 10.32734/ee.v2i1.386
[4] Norberg schultz, Christian. “Genius Loci: Towards a Phenomenology of Architecture”. New York: Rizzoli. 1991.
[5] Project for Public Space. “Placemaking on Providence Waterfront”, PPS Inc. New York. 2009.
[6] Putra, R.A, dan Ekomadyo, A. S. Interpretasi Makna Pada Warung Kopi Aceh. Studi Kasus : Warung Kopi Solong di Banda Aceh. Jurnal Atrium: Jurnal Arsitektur Vol .1 No.1. ISSN 2442-7756, Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta, Mei 2015
[7] Siregar, H.H., Natalivan, P., Ekomadyo, A.S. Cultural Assemblage As Genius Loci: Character Analysis Of Medan City Center District. International Conference of Architectural Education in Asia (Eduarchsia), Indonesian Islamic University, Yogyakarta, November 9, 2017, https://doi.org/10.1051/shsconf/20184104011
[8] Williams, D.R, “Leisure identities, globalization, and the politics of place”. Journal of Leisure Research, 34,pp 351– 367, 2002.
[9] Santri, T. , 2018 . Analisis Karakteristik Visual Arsitektur Pemukiman Nelayan. Jurnal Tiarsie, 15(2), 55-60.
Published
2019-12-31
How to Cite
SANTRI, Tyas; S EKOMADYO, Agus; FITRANTO ADITRA, Rakhmat. Genius Loci Kampung Areng di Lembang. Jurnal TIARSIE, [S.l.], v. 16, n. 4, p. 121 - 126, dec. 2019. ISSN 2623-2391. Available at: <http://jurnalunla.web.id/tiarsie/index.php/tiarsie/article/view/68>. Date accessed: 27 feb. 2020. doi: https://doi.org/10.32816/tiarsie.v16i4.68.