Pendampingan Penerapan Instagram, Website dan Aplikasi Electronic Medical Records sebagai Dukungan Layanan Kesehatan
Di Klinik Pramata Derwati
Abstract
Klinik Pratama Derwati adalah layanan kesehatan publik skala mikro, yang baru saja berdiri. Klinik mempunyai kelengkapan standar klinik yang sudah mendapatkan Sertifikat Standar Klinik yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan. Sebagai Klinik yang sudah mendapatkan Sertifikat Standar Klinik, pekerjaan rekam medis pasien yang dilakukan masih terdokumentasi secara tertulis diatas kertas. Hal ini akan menjadi beban anggaran yang bisa dianggap pemborosan pada Alat Tulis Kantor. Untuk mendukung pekerjaan rekam medis ini perlu dibuatkan suatu rekam medis elektronis, dengan cara menerapkan Electronic Medical Records berbasis web untuk menggantikan proses dokumentasi dengan menggunakan kertas.
References
[2] Astika, F. (2020). Penerapan elektronic medical record (EMR) di rumah sakit “x” Pekanbaru tahun 2019. JHMHS: Journal of Hospital Management and Health Science, 1(1), 43-53.
[3] Darianti, D., Dewi, V. E. D., & Herfiyanti, L. (2021). Implementasi Digitalisasi Rekam Medis Dalam Menunjang Pelaksanaan Electronic Medical Record Rs Cicendo. Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan, 4(3), 403-411.
[4] Dijaya, R., Gracia, A. S., & Nisak, U. K. (2022). Factors influencing the Implementation of Electronic Medical Records (Remics) based on Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) in Sidoarjo Hospital. Procedia of Social Sciences and Humanities, 3, 871-877.
[5] Puspita, N. I., Arisjulyanto, D., Andi, M. A., & Hendry, Z. (2022). PENGEMBANGAN E MEDICAL RECORD DI PUSKESMAS WAJAGESENG. Jurnal Baswara Indonesia, 1(01).
[6] Rahmawati, S. R. (2018). Could We Derive Benefit From Implementing Electronic Medical Records In Hospital?: A Structured Evidence and Narrative Review. ARKESMAS (Arsip Kesehatan Masyarakat), 3(2), 56-71.
[7] Santoso, R., & Nova, S. (2019). Preliminary Review of the Effects of Electronic Medical Administration Records (eMAR) and Electronic Doctor Order Entry (CPOE) on Patient Safety Culture in the Era of Universal Health Services. SOEPRA, 5(2), 243-253.
[8] Sekarini, I. G. A. A., Candiasa, I. M., & Aryanto, K. Y. E. (2021). Audit Sistem Electronic Medical Records (EMR) pada RSU Kasih Ibu menggunakan Framework COBIT 5. Jurnal Sistem dan Informatika (JSI), 15(2), 134-143.
[9] Tiorentap, D. R. A. (2020). Evaluasi Manfaat Penerapan Rekam Medis Elektronik di Negara Berkembang: Systematic Literature Review. Indonesian of Health Information Management Journal (INOHIM), 8(2), 69-79.
[10] Dwipriyoko, E., Widjajani, W., Kusuma, D. A., & Adinda, N. R. (2021). Prototype Aplikasi Data Penduduk Saat Pandemi Covid-19 di Rukun Warga 04 Kelurahan Cipamokolan. Jurnal Tiarsie, 18(5), 157-162.
[11] Kusuma, D. A., Dwipriyoko, E., & Wastu, Y. (2022). Penanganan Hoax dengan Edukasi Literasi Digital bagi Remaja di Cikuda Jatinangor. Jurnal Tiarsie, 19(4), 121-126.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.











